Random Posts

Ini dia resiko treding dan juga perbedaan antara trading dan investasi



Selain profit, tentunya ada beberapa hal yang perlu diwaspadai trader:

 

1. Penyimpanan yang luas

Bahkan, Anda dapat mengakses layanan dari beberapa broker perdagangan tanpa komisi yang signifikan dan Anda dapat memulai perdagangan dari jumlah kecil. Namun, ada juga broker perdagangan yang mengharuskan kita untuk menyetor dalam jumlah besar. Ini membawa manfaat besar, tetapi juga kerugian yang tidak boleh dianggap remeh. Jika Anda akan berdagang, Anda harus siap mengambil risiko karena tidak ada lembaga atau lembaga yang menjamin simpanan.

 

2. Kesalahan dalam memilih broker

Saat mencari broker online, kita bisa salah memilih. Ada banyak broker online yang bisa dipilih, berjumlah ratusan, bahkan ribuan. Mereka menawarkan beberapa keuntungan. Trader terutama pemula harus sangat berhati-hati dan melakukan riset yang cukup sebelum memilih untuk trading dengan broker agar tidak merugi.

 

 

Perbedaan antara perdagangan dan investasi

Trading dan investasi sering dianggap hal yang sama. Namun, itu tidak benar. Ada beberapa hal yang mendasari perbedaan antara trading dan investasi, simpulkan Motilal Oswal, Groww dan Nirmal Bang.

 

1. Prinsip

Dalam perdagangan, prinsip yang dianut adalah jual beli. Oleh karena itu, seorang pedagang akan membeli aset untuk dijual kembali di masa depan. Sedangkan investasi memiliki prinsip jual beli. Dimana seorang investor akan membeli aset dan menahannya sampai tujuan investasinya tercapai.

 

2. Analisis

Analisis perdagangan berfokus pada masalah teknis seperti grafik, grafik, dan pergerakannya.

Untuk bagiannya, analisis yang dilakukan oleh investasi lebih berfokus pada isu-isu mendasar seperti arus kas, prospek pengembangan, hubungan keuangan, dll.

 

3. Risiko

Risiko dalam perdagangan sangat besar. Memang pergerakannya sangat cepat dalam aktivitas jual beli aset. Sementara itu, risiko investasinya sangat rendah karena investor secara cermat memilih aset yang dibeli terlebih dahulu.

 

4. Durasi

Dalam trading, jangka waktu seorang trader memegang aset sangatlah singkat. Ini dapat berkisar dari beberapa detik hingga beberapa bulan. Selama diinvestasikan, aset akan berada di tangan investor jangka panjang. Bisa bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.

 

5. Pertumbuhan modal

Tujuan dari pertumbuhan modal dalam perdagangan adalah keuntungan jangka pendek. Jika Anda melakukan analisis dan strategi yang tepat, modal Anda juga akan bertambah. Investasi, sementara itu, berfokus pada membangun kekayaan jangka panjang sambil meminimalkan risiko. Seorang investor bertujuan untuk mendapatkan dividen sebagai pendapatan pasif.

 

6. Pekerjaan selesai

Dalam trading, seorang trader seringkali harus menganalisa semua yang dilakukannya. Memang jual beli barang harus dianalisa terlebih dahulu. Sementara itu, investor akan lebih sering melakukan riset di awal investasi atau saat memilih instrumen. Selain itu, investor akan mengambil keputusan berdasarkan prospek perkembangan perusahaan.

 

7. Ukuran keberhasilan

Ukuran keberhasilan perdagangan adalah keuntungan yang dihasilkan dengan membeli dan menjual aset. Sedangkan tolok ukur keberhasilan investasi adalah tercapainya tujuan investasi seorang investor.

Belum ada Komentar untuk "Ini dia resiko treding dan juga perbedaan antara trading dan investasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel